Pria Tua Ini Hidup Sebatang Kara, Dagang Sehari Cuma Dapat Rp 5.000, Kisah Miris Penjual Tahu dan Donat Ini Viral

Kisah nasib penjual tahun dan donat yang berubah dalam sekejap. (Foto: Twitter @elsyandria)
HIdup sebatang kara dan tinggal di rumah yang kurang layak.

Dream - Aksi kemanusiaan hijaber Elysa Sandria kembali mengundang haru dan mendapat pujian dari para netizen.

Melalui postingan di Twitter, Elysa baru-baru ini membagikan kisah seorang penjual donat dan tahu bernama Abah Anang.

Pria lanjut usia ini memiliki kehidupan yang cukup memprihatinkan. Dari berjualan donat dan tahu, Abah Anang hanya mendapat penghasilan Rp5 ribu sampai Rp9 ribu sehari.

Hidup Sebatang Kara
Yang lebih memilukan, Abah Anang hidup sebatang kara. Dia tinggal di sebuah rumah dengan kondisi yang kurang layak.


Dinding rumah di kamar Abah Anang penuh dengan lumut. Beberapa bagiannya bahkan sudah mulai rontok.

Abah Anang tidur di atas tempat tidur yang sudah usang dan reyot hingga kasurnya melengkung saat diduduki.

Donasi Terkumpul Rp70 Juta
Kehidupan Abah Anang yang memprihatinkan mengundang simpati Elysa. Dia pun membuka donasi bagi netizen yang ingin membantu Abah Anang.

Donasi dari netizen pun akhirnya terkumpul. Jumlah uang yang terkumpul pun cukup lumayan, mencapai Rp70 juta.


Dari donasi para netizen tersebut, sebagian sudah digunakan untuk merenovasi rumah Abah Anang.

Uang Sisa Donasi untuk Umroh
Sedangkan sisanya akan digunakan untuk menemani hari tua dan umroh karena Abah Anang ingin sekali berangkat ke Tanah Suci Mekah.


"Alhamdulilah sekarang tidurnya lebih nyenyak dan pastinya kehidupannya berubah menjadi lebih baik," tulis Elysa di Twitter.

Semua ini tentu saja berkat para donatur 'Si Tangan Ajaib' yang membantu mengubah kehidupan Abah Anang dalam sekejap.

Berbagi ke Sesama itu Kebahagiaan Nyata
"Terima kasih untuk semuanya, salam untuk Abah Anang, ke depannya Abah akan tetap berjualan karena Abah bilang kalau di rumah terus jenuh, hehe. Yuk kita doakan agar selalu sehat begitupun kalian semua," tambah Elysa.

Menurut Elysa setiap orang seharusnya tidak takut untuk berbagi kepada sesama. Karena berbagi itu adalah kebahagiaan sejati.

"Kebahagiaan yang nyata, kebahagiaan yang tidak akan pudar oleh waktu, karena Tuhan akan mencatatnya, akan membalasnya di dunia maupun di akhirat nanti," kata Elysa.

(Sah, Sumber: Siakapkeli.my, Twitter Elysa Sandria) Artikel Asli

0 Response to "Pria Tua Ini Hidup Sebatang Kara, Dagang Sehari Cuma Dapat Rp 5.000, Kisah Miris Penjual Tahu dan Donat Ini Viral"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel